Daftar 10 Film Semi Dewasa yang Punya Kualitas Cerita Paling Bagus, Sudah Nonton Belum?

Quote:
Film
adalah sebuah media yang tak hanya punya fungsi hiburan semata, tapi
juga bisa menginspirasi dan memotivasi kita dalam menjalani hidup. Ada
beberapa film yang dipandang buruk oleh beberapa orang karena mengandung
adegan mesum, namun sejatinya nggak semua film yang memiliki adegan
mesum itu buruk.
Kali ini kita akan membahas tentang 10 film yang memang memiliki adegan dewasa namun menyimpan begitu banyak kisah inspiratif di baliknya. Bagi yang sudah cukup dewasa, kalian bakalan bisa melihat bahwa film ini memiliki pesan yang lebih dari sekadar esek-esek. Apak aja sih filmnya?
Kali ini kita akan membahas tentang 10 film yang memang memiliki adegan dewasa namun menyimpan begitu banyak kisah inspiratif di baliknya. Bagi yang sudah cukup dewasa, kalian bakalan bisa melihat bahwa film ini memiliki pesan yang lebih dari sekadar esek-esek. Apak aja sih filmnya?
1. Nymphomaniac
Spoiler for 1:

Film
garapan Lars von Trier menceritakan kisah hidup seorang wanita yang
memiliki kelainan sejak lahir bernama nymphomania atau hiperseksualitas.
Sejak remaja, Joe, tokoh wanita dengan keunikan tersebut sudah tidur
dengan ratusan orang berbeda. Bagi mereka yang sering underestimate pada
jenis film seperti ini, Nymphomaniac bisa dengan mudah disebut film
murahan. Namun kalau kita mengikuti setiap menitnya dengan seksama,
adegan seks itu sendirilah yang memiliki nilai tersembunyi.
Saat mengambil keputusan untuk ikut konseling, Joe menyebut si psikater sebagai polisi moral hingga berusaha menyeragamkan semua orang demi mempertahankan sistem moral yang ada di masyakarat. Sebuah film yang vokal dan sangat kritis kepada sistem yang ada saat ini bukan? Coba deh tonton! Jika kamu cukup dewasa untuk melihat lebih jauh dari hanya sekadar adegan seksual, kamu akan bisa memahami bahwa film ini memiliki pesan-pesan yang cukup penting.
Saat mengambil keputusan untuk ikut konseling, Joe menyebut si psikater sebagai polisi moral hingga berusaha menyeragamkan semua orang demi mempertahankan sistem moral yang ada di masyakarat. Sebuah film yang vokal dan sangat kritis kepada sistem yang ada saat ini bukan? Coba deh tonton! Jika kamu cukup dewasa untuk melihat lebih jauh dari hanya sekadar adegan seksual, kamu akan bisa memahami bahwa film ini memiliki pesan-pesan yang cukup penting.
2. The Handmaiden
Spoiler for 2:

Handmaiden
bisa dibilang film Korea paling hits pada tahun 2016. Peminatnya tak
hanya berasal dari negara-negara yang tenar dengan produksi filmnya,
tapi juga ratusan negara di penjuru dunia. CJ Entertainment merilis
fakta pada Mei lalu. Mereka mengatakan film yang digarap Park Chan-wook
tersebut laku terjual ke distributor film di 175 negara.
Bukan tanpa alasan. Film yang memiliki setting 1930-an tersebut memang memiliki cerita yang menarik. Bayangkan, ada dua plot twist dalam sebuah film. Meskipun adegan seksual dalam film ini cukup vulgar dan mampu membuat darah para penontonnya berdesir, tapi tanpa adegan yang berdurasi kurang lebih 5 menit tersebut bisa hancurlah keunikan kisah yang melibatkan tipu daya, kisah cinta, dan rasa ingin bebas dari kurungan masyarakat ini. Untuk melihat apakah benar film ini memiliki kisah cinta yang super unik, mending kalian buktiin sendiri deh!
Bukan tanpa alasan. Film yang memiliki setting 1930-an tersebut memang memiliki cerita yang menarik. Bayangkan, ada dua plot twist dalam sebuah film. Meskipun adegan seksual dalam film ini cukup vulgar dan mampu membuat darah para penontonnya berdesir, tapi tanpa adegan yang berdurasi kurang lebih 5 menit tersebut bisa hancurlah keunikan kisah yang melibatkan tipu daya, kisah cinta, dan rasa ingin bebas dari kurungan masyarakat ini. Untuk melihat apakah benar film ini memiliki kisah cinta yang super unik, mending kalian buktiin sendiri deh!
3. Blue is The Warmest Color
Spoiler for 3:

Film
ini sejatinya memiliki judul La vie d’Adele. Sebuah film bergenre drama
romantis yang menceritakan kisah seorang gadis introvert yang jatuh
cinta pada sesama jenis Adele menyadari orientasi seksualnya karena
insiden saat masa sekolah di mana temannya dengan tingkah bergurau
mencium bibir Adele. Dikisahkan Adele merupakan gadis yang introvert
yang terlibat hubungan asmara dengan seorang gadis tomboy berambut biru
yang sempat ditemuinya dulu.
Sebenarnya, Adele sempat kencan dengan cowok. Namun karena merasa tak ada kepuasan yang didapat, Adele langsung memutuskan berhenti. Ia pun kebingungan dengen identitas seksualnya, sampai pada akhirnya, Adele bertemu kembali dengan gadis berambut biru itu, berteman, hingga menjalin hubungan sesama jenis. Seiring berjalannya waktu, kehidupan Adele & Emma yang mulai dewasa tak semesra sebelumnya. Mereka mulai realistis dan fokus dengan visinya masing-masing. Keduanya perlu berjuang demi mengatasi problemnya masing-masing. A heartbreaking romance ending.
Sebenarnya, Adele sempat kencan dengan cowok. Namun karena merasa tak ada kepuasan yang didapat, Adele langsung memutuskan berhenti. Ia pun kebingungan dengen identitas seksualnya, sampai pada akhirnya, Adele bertemu kembali dengan gadis berambut biru itu, berteman, hingga menjalin hubungan sesama jenis. Seiring berjalannya waktu, kehidupan Adele & Emma yang mulai dewasa tak semesra sebelumnya. Mereka mulai realistis dan fokus dengan visinya masing-masing. Keduanya perlu berjuang demi mengatasi problemnya masing-masing. A heartbreaking romance ending.
4. Shame
Spoiler for 4:

Film
Shame hampir sama dengan film Nymphomaniac. Sepotong kisah seseorang
manusia yang mengalami kecanduan terhadap hubungan seksual. Shame
digambarkan dengan penyampaian yang natural, emosional dan melankolis.
Di sisi lain, kita bisa menyelami kehidupan Brandon (sang tokoh utama) tak cuma kecanduannya terhadap seks, tapi juga mendalami sosok introvert yang kesepian dan tidak mampu menunjukkan emosinya dengan bebas. Itu terjadi akibat kecanduan seks. Sisi emosional seseorang hancur gara-gara itu. Film garapan Steve McQueen ini dianggap salah satu film terbaik pada tahunnya.
Di sisi lain, kita bisa menyelami kehidupan Brandon (sang tokoh utama) tak cuma kecanduannya terhadap seks, tapi juga mendalami sosok introvert yang kesepian dan tidak mampu menunjukkan emosinya dengan bebas. Itu terjadi akibat kecanduan seks. Sisi emosional seseorang hancur gara-gara itu. Film garapan Steve McQueen ini dianggap salah satu film terbaik pada tahunnya.
5. The Dreamers
Spoiler for 5:

Kalau
kamu melihat posternya, kamu mungkin akan menilai film tersebut sebagai
film porno. Adegan dewasa memang ada, tapi scene tersebut merupakan
salah satu bagian penting dalam film. Matthew, seorang mahasiswa asal
Amerika Serikat, dikirim ke Perancis karena pertukaran pelajar. Ia tiba
di Paris untuk mempelajari bahasa Perancis. Di sana, ia bertemu dengan
Theo dan Isabelle, saudara kembar yang berideologi liberal. Jiwa mereka
bebas dan punya pandangan bebas pula soal seksualitas. Mereka pun
memiliki mimpi-mimpi absurd. Pantaslah kalau disebut The Dreamers.
Tentang pandangan bebas soal seksualitas, bukan berarti lantas film ini beralih menjadi film esek-esek. Film ini malah dinilai punya seni, dan penggambaran adegan seks sebagai sebuah adegan penting, disusun dengan rapi, sehingga tak ada yang berani menyebutnya sebagai film murahan. Akhir dari film ini pun memiliki interpretasi sendiri bagi khalayak. Penasaran? Buktikan saja sendiri, ketimbang makin menjadi-jadi spoiler ini.
Tentang pandangan bebas soal seksualitas, bukan berarti lantas film ini beralih menjadi film esek-esek. Film ini malah dinilai punya seni, dan penggambaran adegan seks sebagai sebuah adegan penting, disusun dengan rapi, sehingga tak ada yang berani menyebutnya sebagai film murahan. Akhir dari film ini pun memiliki interpretasi sendiri bagi khalayak. Penasaran? Buktikan saja sendiri, ketimbang makin menjadi-jadi spoiler ini.
6. Y Tu Mama Tambi n
Spoiler for 6:

Y
Tu Mama Tambi n memiliki arti: Dan Ibumu Juga. Film yang dibintangi
oleh aktor Meksiko Diego Luna dan Gael Garcia Bernal, serta aktris asal
Spanyol Marribel Verdu tersebut menceritakan kisah perjalanan. Dua
pemuda ABG dan seorang wanita berusia 30-an melakukan road trip bersama
dengan bumbu-bumbu romansa di dalamnya.
Selain terlibat dengan cinta segitiga, Luisa juga berhasil jadi sosok seorang ibu yang bisa mengajarkan hal apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana cara menghadapi permasalahan di dunia ini. Meski begitu, jangan remehkan film ini dengan sebutan film murahan. Film Y Tu Mama Tambi n mendapat nominasi di Academy Awards dan The Golden Globe. Keren, ‘kan?
Selain terlibat dengan cinta segitiga, Luisa juga berhasil jadi sosok seorang ibu yang bisa mengajarkan hal apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana cara menghadapi permasalahan di dunia ini. Meski begitu, jangan remehkan film ini dengan sebutan film murahan. Film Y Tu Mama Tambi n mendapat nominasi di Academy Awards dan The Golden Globe. Keren, ‘kan?
7. 9 Songs
Spoiler for 7:

Bagi
kamu pecinta film sekaligus musik, 9 Songs bisa kamu masukan ke dalam
daftar movie to watch. Memang sih film ini kontroversi karena bumbu
romantika yang vulgar. Sineas asal Inggris, Michael Winterbottom,
menulis dan menyutradarai film drama tersebut dengan memasukan unsur
adegan-adegan seksual yang eksplisit.
9 Songs menceritakan kosah cinta Lisa, mahasiswi asal Amerika Serikat, dengan Matt, seorang klimatologis asal Inggris. Mereka memiliki ketertarikan yang sama pada musik. Nggak heran kalau mereka sering menghadiri konser-konser musik. Pemilihan judul film “9 Songs” sendiri merujuk pada sembilan lagu yang dimainkan sepanjang film diputar. Kalau pun ada yang menilai film ini jelek, itu wajar-wajar saja. Toh selera orang beda-beda, ‘kan? Namun yang pasti, film ini dipamerkan pada Festival Film Cannes di Prancis.
9 Songs menceritakan kosah cinta Lisa, mahasiswi asal Amerika Serikat, dengan Matt, seorang klimatologis asal Inggris. Mereka memiliki ketertarikan yang sama pada musik. Nggak heran kalau mereka sering menghadiri konser-konser musik. Pemilihan judul film “9 Songs” sendiri merujuk pada sembilan lagu yang dimainkan sepanjang film diputar. Kalau pun ada yang menilai film ini jelek, itu wajar-wajar saja. Toh selera orang beda-beda, ‘kan? Namun yang pasti, film ini dipamerkan pada Festival Film Cannes di Prancis.
8. Shortbus
Spoiler for 8:

Sekelompok
warga New York terlibat dalam roman seksual yang terjadi di sebuah
tempat yang tak banyak diketahui banyak orang. Di tempat tersebut,
bercampur pula masalah seni, musik dan politik. Singkatnya, Shortbus
mempunyai cerita tentang harmoni antara kepluralan karakter dengan kisah
seksualitas. Setiap tokohnya bersikeras untuk membaur satu sama lain di
sebuah salon artistik underground. Dan tokoh utamanya dalam film
tersebut adalah Sofia Lin. Dia merupakan seorang terapis seksual.
Film yang kerap menampilkan adegan seksual yang eksplisit ini merupakan perpaduan banyak genre antara comedy, drama dan romance. Bisa terbayang ‘kan bagaimana serunya film garapan John Cameron Mitchell tersebut? Mending buruan cari filmnya sana buat membuktikan keseruannya.
Film yang kerap menampilkan adegan seksual yang eksplisit ini merupakan perpaduan banyak genre antara comedy, drama dan romance. Bisa terbayang ‘kan bagaimana serunya film garapan John Cameron Mitchell tersebut? Mending buruan cari filmnya sana buat membuktikan keseruannya.
9. Fifty Shades of Grey/Darker
Spoiler for 9:

Fifty
Shades of Grey/Darker berhasil membuat banyak penonton di seluruh dunia
tertarik. Kisah romansa yang dibarengi oleh kelainan seksual
sadomasokis membuatnya jadi berbeda dengan film-film lainnya. Sejumlah
pihak bahkan berani menilai bahwa film tersebut lebih baik dari
novelnya. Sebuah anomali yang jarang kita temukan. The Guardian jadi
salah satu pihak yang setuju, dan mengatakannya, “Lebih baik daripada
adaptasinya (novelnya)”.
Mengenai cerita, banyak dari kamu mungkin terlah mengetahuinya dan sudah mulai tak sabar menunggu film ketiganya yang bakal tayang pada 9 Februari tahun depan. Buat kamu yang nonton, mending buruan cari filmnya. Biar nggak kaget tiba-tiba nonton episode terakhir dari film erotisnya Dakota Johnson tersebut.
Mengenai cerita, banyak dari kamu mungkin terlah mengetahuinya dan sudah mulai tak sabar menunggu film ketiganya yang bakal tayang pada 9 Februari tahun depan. Buat kamu yang nonton, mending buruan cari filmnya. Biar nggak kaget tiba-tiba nonton episode terakhir dari film erotisnya Dakota Johnson tersebut.
10. The Reader
Spoiler for 10:

Michael divonis sakit DBD dan harus istirahat tiga bulan. Namun, setelah dia sembuh, Michael teringat pada seorang wanita yang menolongnya saat di awal mula dia jatuh sakit. Wanita itu adalah Hanna, seorang kondektur kereta yang menemukannya saat dia gontai dan muntah-muntah di jalanan. Setelah sembuh, Michael menemui Hanna dengan membawa bunga sebagai ucapan terima kasih. Akhirnya, keduanya kerap menghabiskan banyak waktu luang bersama. Bercinta dan membacakan buku cerita atau novel sastra menjadi keseharian Michael ketika ada di apartemennya.
Tiga bulan kemudian, Hanna meninggalkan Michael tanpa sebab. Kisah mereka semakin berakhir tragis ketika Michael yang telah melanjutkan sekolah di bidang hukum mengetahui bahwa Hanna terlibat dalam pembantaian yang dilakukan Nazi. Hanna kemudian menerima hukuman seumur hidup. Seminggu sebelum Hanna dibebaskan, dia ditemukan gantung diri. Kisah menjelang kematian dan pasca kematian Hanna itulah yang bisa membuat orang-orang kagum terhadap film tersebut. Makanya, dari pada penasaran sama spoiler yang nggantung ini, mending cari filmnya dan tonton secepatnya.
Itulah
tadi 10 film yang mengandung unsur seksualitas di dalamnya tapi
memiliki kualitas yang bagus. Bagaimana pun, setiap karya pasti punya
sisi positif. Tugas kita adalah tak menilainya dari satu sisi saja.
Kalau kata orangtua dulu mah, “Ambil baiknya, buang buruknya.” Masih
relevan, bukan?
Dari 10 film di atas, kira-kira mana nih yang jadi favoritmu? Kalau kamu punya referensi film lain, jangan ragu kasih tau di kolom komentar ya!
Dari 10 film di atas, kira-kira mana nih yang jadi favoritmu? Kalau kamu punya referensi film lain, jangan ragu kasih tau di kolom komentar ya!
Post a Comment